Find Yourself
Tahukah kamu?
Bahwa beberapa orang yang sudah menginjak usia dewasa pun belum tentu bisa merasa bahagia dan berdamai dengan dirinya sendiri, apakah kamu termasuk salah satunya?
Berikut 5 Cara Bahagia dengan Diri Sendiri dan Berdamai dengan Diri Sendiri:
1. Kenali Diri Sendiri
Sebagai mana kata pepatah, "Tak kenal, maka tak sayang." Kita juga perlu mengenali diri kita sendiri. Mengamati setiap bagian tubuh kita yang sudah Tuhan berikan dengan penciptaan yang paling baik. Mengenali setiap inci diri kita baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.
Bagaimana caranya?
•Meluangkan waktu untuk me-time. Melakukan kegiatan meditasi, menulis jurnal harian, evaluasi diri dan merenung dengan kembali masuk ke dalam diri sendiri untuk menyadari hal apa saja yang selama ini membuat kita senang maupun yang membuat kita tidak senang.
• Mengikuti tes kepribadian. Meskipun hasil yang didapat tidak dapat dipastikan akurat, setidaknya kamu mendapatkan gambaran besar mengenai kamu sebenarnya karakternya seperti apa.
• Jujur pada diri sendiri. Menerima kekurangan diri sendiri yang memang tidak dapat diubah. Jujur bahwa kamu memiliki keunikan tersendiri dan dari sana kamu akan menemukan bagaimana cara menerima diri sendiri lalu fokus terhadap apa yang dapat diubah ketimbang terus menyesali apa yang menjadi bagian diri kamu yang gak kamu sukai.
2. Menerima.
Menerima bukan berarti menutup telinga mengenai masukan orang lain yang membangun ya! Menerima/penerimaan berarti kita siap mendengarkan kritik orang lain tetapi tidak lagi merasa terganggu akan hal itu. Terlebih kritik yang diberikan tidak bersifat membangun yang akhirnya membuatmu minder lagi.
Menolak kondisi yang dimiliki saat ini hanya akan membuat kita merasa tidak bahagia. Padahal Tuhan sudah menciptakan kita dengan perhitungan yang sedemikian rupa, untuk apa kita membenci diri kita sendiri yang masih akan menemani kita melakukan aktivitas penting lainnya? Menerima diri sendiri namun tetap memilah mana kritik yang membangun dan mana kritik yang menjerumuskan yang orang lain berikan.
3. Menghargai diri sendiri.
Untuk merasa bahagia dengan diri sendiri kita harus menghargai diri sendiri terlebih dahulu. Berterima kasih karena tubuh yang kamu cari kekurangan itu sudah menemanimu sejauh ini. Melewati kegagalan, lika-liku hidup, kehancuran berkali-kali dan masih mau bertahan hingga saat ini.
4. Tidak membandingkan dengan orang lain
Hidup mengikuti standar orang lain yang tidak sama dengan kamu yang ada semakin membuat kamu tersiksa. Kamu merasa mereka selalu bahagia, lebih dalam hal apapun dibandingkan dengan kamu. Kemudian kamu berkhayal bisa memiliki kehidupan seperti mereka bukan seperti yang kamu jalani ini.
Membandingkan diri sendiri dengan orang lain untuk menyemangati diri sendiri memang bagus tetapi jika yang timbul justru hal negatif, mengutuk kepada Tuhan atas ketidak-adilan hidup yang kamu miliki; yang membuatmu gak bersyukur, ya... sebaiknya kita sadar bahwa apa yang baik untuk orang lain belum tentu baik untuk kita. Tidak perlu berlebihan dalam membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan mereka karena nyatanya hidup hanya sebatas "sawang sinawang" kita tidak pernah tahu yang sebenarnya mereka lalui, kita hanya melihat dari apa yang terlihat dan memang yang terlihat pun seolah semua begitu sempurna.
5. Tidak perlu selalu sempurna
Manusia diciptakan dengan keunikannya masing-masing. Tidak ada yang benar-benar sempurna, bahkan jika kamu berpikir itu ada. Itu hanya apa yang terlihat saja. Kamu tidak benar-benar tau apa yang mereka rasakan. Tidak perlu selalu sempurna untuk dapat bahagia dengan diri sendiri. Sadari keunikanmu, karena kamu juga spesial dengan versi kamu sendiri.


Komentar
Posting Komentar